Menggambar Wajah Wanita


Tutorial kali ini adalah menggambar wajah wanita. Sebagai kelanjutan dari tutorial menggambar wajah, obyek yang diambil adalah wajah wanita dewasa. Meski tampak beda dibanding beberapa tutorial yang sebelumnya seperti menggambar wajah balita dan anak kecil sebenarnya karakter obyek kali ini relatif sama. Selain proporsi wajah yang berbeda saya pikir karakternya masih sama jika dibanding obyek pada tutorial menggambar wajah yang sebelumnya.

Obyek untuk menggambar wajah wanita kali ini yang saya pilih sengaja yang sedang tersenyum. Alasan untuk hal tersebut adalah agar sedikit banyak memberi kesan menyenangkan.
Selain kesan yang ingin di sampaikan pada tutorial menggambar wajah kali ini saya juga menambahkan satu hal penting yaitu pada karakter goresan. Pada tutorial menggambar wajah sebelumnya saya membentuk wajah dengan goresan kasar dulu baru dihaluskan kemudian. Sedangkan pada tutorial kali ini dari awal karakter goresannya adalah halus. Untuk lebih jelasnya silahkan mengikuti beberapa langkah menggambar wajah berikut ini. Selamat mencoba :).

Membuat Sketsa

Yang pertama dibuat adalah sketsa dengan menggunakan pensil yang tidak terlalu pekat.yaitu H atau HB.

Membuat Arsiran Tipis di Seluruh Bagian



Langkah berikutnya adalah mengarsir tipis secara merata dengan pensil H atau HB.

Membuat Garis Acuan Untuk Mengarsir Lebih Lanjut

Selesai dengan arsiran tipis pertama lalu buat garis acuan untuk membangun bentuk wajah. Garis dibuat pada tempat yang nantinya akan diarsir lebih lanjut dan untuk memberi batas tempat yang paling terang.

Membangun Bentuk Wajah

Arsir sesuai dengan garis acuan yang telah dibuat sebelumnya. Gunakan pensil yang lebih pekat seperti 3B. Pada gambar contoh diperlihatkan bagian mata dan hidung yang telah diarsir.
Untuk menghasilkan arsiran halus pensil jangan ditekan ketika mengarsir atau kalau membutuhkan tekanan (misal pada bagian yang gelap) maka harus sesedikit mungkin tekanannya.

(Perbandingan arsiran kasar dan arsiran halus dengan intensitas kepekatan yang relatif sama)

Untuk membuat suatu bagian semakin pekat/gelap maka yang dilakukan adalah mengulang arsiran ringan tersebut beberapa kali di tempat yang sama atau menggunakan pensil yang lebih pekat di tempat tersebut.
(mengulang arsiran di tempat yang sama agar menjadi lebih pekat)

Pastikan arsiran tersebut menutup bidang secara merata. Karena harus mengulang arsiran beberapa kali (untuk bagian yang lebih gelap) dan juga harus merata maka menggunakan teknik arsiran halus ini biasanya memakan waktu lebih lama.

Menyelesaikan Hingga ke Dagu

Setelah itu selesaikan hingga bagian dagu dengan cara yang sama.

Menyelesaikan Semua Bagian Wajah

Setelah bagian-bagian utama wajah selesai dikerjakan lalu selesaikan semua bagian wajah secara keseluruhan.

Menyelesaikan Bagian Leher

Selesai dengan wajah garap bagian leher. Caranya sama yaitu buat garis acuan dulu lalu diarsir dengan pensil 3B. Pada tahap ini keseluruhan wajah dan leher sudah selesai dikerjakan tapi masih terlihat flat atau datar

Menyempurnakan Detail Wajah

Bagian-bagian tertentu dari wajah diantaranya bibir, lekuk pipi, kantung mata, bola mata, lubang hidung dan alis memiliki kepekatan yang lebih tinggi daripada kulit. Agar tidak tampak flat maka bagian-bagian tersebut perlu digelapkan lagi dengan pensil yang lebih pekat.

Untuk bagian bibir, lekuk pipi, kantung mata dan bagian bawah hidung (gambar acuan tidak memperlihatkan lubang hidung) gunakan pensil 5B. Untuk bola mata gunakan pensil 7B. Setelah bagian-bagian tersebut dibuat lebih pakat maka wajah tidak tampak flat lagi.

Membuat Garis Untuk Alur Rambut

Setelah semua selesai tinggal bagian rambut. Dalam menggambar wajah saya memang terbiasa menggambar bagian rambut di akhir. Pertama yang dilakukan adalah membuat garis alur rambut. Bidang-bidang yang menghadap cahaya juga diberi garis disekelilingnya. Yang perlu dicatat adalah garis yang dibuat bukan berupa garis yang solid tapi berupa arsiran tipis membentuk garis.

Mengarsir Gelap Rambut sesuai Garis Acuan

Setelah itu gunakan pensil 7B untuk menggambar bagian rambut dengan mengikuti acuan yang telah dibuat sebelumnya. Tampak pada gambar bagian atas kepala yang sudah diblok dengan pensil 7B.

Menyempurnakan Arsiran Gelap Rambut

Penggunaan pensil 7B untuk memblok bagian tertentu sebenarnya memiliki kekurangan. Meski pensil tersebut sangat pekat tetapi tidak bisa menutup bidang yang diblok dengan sempurna. Untuk mengatasi hal tersebut bagian yang sudah diblok dengan pensil 7B ditutup lagi dengan pensil 5B. Pensil 5B juga bisa digunakan untuk mengarsir bagian yang terang dari rambut agar tampak lebih realistis. Tampak pada gambar hasil penggunaan pensil 5B untuk menutupi blok pensil 7B.

Menggambar Keseluruhan Bagian Rambut

Selesaikan secara keseluruhan semua bagian dari rambut dengan cara yang telah diterangkan sebelumnya. Tampak gambar sudah selesai semua tetapi sebenarnya belum sempurna.

Finishing

Langkah terakhir adalah finishing. Gunakan pensil 5B atau 3B untuk mengarsir halus bagian batas antara rambut dengan kulit agar tampak tidak terlalu kontras. Tambahkan juga beberapa helai rambut yang menutupi kulit agar lebih realistis. Pensil 5B juga digunakan untuk membuat lebih pekat bagian lain seperti dagu dan pipi agar bentuk wajah lebih sempurna dan tidak flat.


(Perbandingan antara acuan dengan hasil menggambar)

Setelah mencoba tutorial ini mungkin Anda juga tertarik untuk mencoba menggambar anak balita

Komentar