CARA MENGGAMBAR BURUNG HANTU DENGAN PENSIL WARNA


Untuk teknik menggambar kali ini adalah tentang cara menggambar burung hantu dengan pensil warna. Tutorial ini dimulai dari sketsa dasar berupa burung hantu yang berdiri diatas dahan. Tentang cara menggambar sketsa sebuah benda bisa kunjungi cara menggambar sketsa.
Kesulitan utama dalam menggambar burung hantu adalah pada kesan bulunya yang cukup rumit. Untuk hal ini nanti akan diterangkan juga bagaimana membuat kesan bulu burung. Selain karakter bulu warna yang dipilih juga perlu diperhatikan.

Pensil warna yang saya gunakan yaitu Faber Castell memiliki angka kode untuk setiap warna.  Karena itu, untuk mempermudah pemilihan pensil warna saya juga mencantumkan kode warna pada setiap tahap pengerjaan.
Dengan tutorial cara menggambar telapak tangan dengan pensil warna ini saya harap membuat anda lebih tertarik lagi untuk bisa menggambar. Saya ucapkan selamat mencoba :).

Langkah 1 Membuat Sketsa Burung Hantu



Langkah ini saya anggap bagian yang bisa dibilang paling penting dalam cara menggambar burung hantu dengan pensil warna. Mengapa begitu? Proporsi sketsa yang benar sangat mempengaruhi langkah-langkah selanjutnya. Jika sketsanya salah padahal gambar terlanjur dibuat nanti hasil akhirnya akan terlihat janggal. Untuk bagian sketsa ini saya menggunakan pensil warna coklat pekat ( kode 380)







Langkah 2 Memberi Warna Dasar


Langkah berikutnya dalam cara menggambar burung hantu dengan pensil warna adalah memberi warna dasar. Saya menggunakan warna dasar krem (kode 330). Arsir tipis saja tapi diulang beberapa kali. Saya beri warna dasar untuk bagian samping. Sedangkan untuk bagian tengah (dada dan perut) dibiarkan dulu karena bagian tersebut warna aslinya adalah putih.







Langkah 3 Mempertegas Warna Dasar


Agar warna dasar yang sudah dibuat semakin matang warnanya maka saya tambahkan lagi dengan warna oker (kode 383). Arsir tipis saja seperti pada arsiran warna dasar yang sebelumnya.







Langkah 4 Memberi Warna Dasar Untuk Bulu yang Berwarna Hitam


Bulu Burung Hantu memiliki bagian yang berwarna hitam. Meski begitu sebaiknya jangan langsung mengarsir bagian tersebut dengan warna hitam, tetapi diberi warna dasar dulu. Jika langsung dengan warna hitam biasanya malah terlihat terlalu kontras dan kotor. Untuk warna dasar bagian ini saya pilih warna coklat pekat (kode 376). Arsir hingga cukup tebal tetapi jangan ditekan ketika melakukannya. Caranya ulang beberapa kali dengan agak ditekan agar bisa pekat. Saya juga mengarsir tipis beberapa bagian seperti pada bulu-bulu di wajah untuk membuat kesan bulu tipis pada bagian tersebut.
Sebagai tambahan untuk cara mengarsir warna dasar dan mengolah bagian bulu cara mengarsirnya adalah dengan mengarsir putus-putus sesuai dengan arah menyebarnya bulu.













Dengan arsiran semacam ini maka karakter bulu burung bisa lebih kuat.







Langkah 5 Mengarsir Warna Dasar untuk Bagian Perut dan Dada


Seperti disebutkan sebelumnya kalau bagian tengah (perut dan dada) warna aslinya adalah putih. Untuk bagian tersebut saya pilih warna abu-abu pekat (kode 397) sebagai warna dasar untuk membangun karakter bulu. Warna ini juga saya gunakan untuk bagian wajah karena bulu pada bagian tersebut juga berwarna asli putih. Arsir tipis saja dan merata pada bagian tersebut.







Langkah 6 Mengolah Bulu di Bagian Perut dan Dada


Setelah diberi dasar warna abu-abu pekat maka kini bagian perut dan dada tinggal diolah lebih lanjut. Untuk mempertegas karakter bulu di bagian tersebut saya gunakan warna coklat pekat (kode 376). Kini bagian tengah bisa dibilang sudah selesai.







Langkah 7 Mengolah Bulu yang Berwarna Dasar Hitam


Sebelumnya bagian bulu yang berwarna dasar hitam sudah diberi dasaran warna coklat pekat. Bagian tersebut kemudian saya tumpuk dengan warna hitam (kode 399). Arsir tipis berulang-ulang dengan agak ditekan sedikit pada bagian tersebut dengan warna hitam. Sekarang bentuk keseluruhan tubuh burung hantu sudah terlihat cukup jelas.







Langkah 8 Menyempurnakan Bagian Utama Tubuh Burung


Bagian utama tubuh burung hantu sudah selesai dikerjakan dan sekarang tinggal menyempurnakannya. Saya gunakan semua warna yang sudah digunakan sebelumnya seperti hitam (399), coklat pekat (376) dan abu-abu pekat (397). Ulang lagi arsiran beberapa kali untuk masing-masing bagian yang sudah dikerjakan sebelumnya agar semakin tegas warna dan karakternya.

Saya juga menggarap detail bulu-bulu di bagian perut sebelah bawah agar karakternya semakin muncul. Pada tahap ini bisa dibilang bagian utama tubuh sudah selesai dikerjakan dan sekarang tinggal mengerjakan bagian-bagian tubuh yang lebih kecil.






Langkah 9 Mengolah Bagian Mata


Untuk bagian mata saya gunakan warna Orange cerah (kode 309) sebagai warna dasar.

Setelah selesai dengan warna dasar lalu saya beri warna coklat pekat (kode 376) untuk bagian sisi mata dan untuk warna dasar bagian pupil/anak mata.

Setelah itu saya pertegas bagian yang lebih gelap dengan mengarsir tipis warna hitam (kode 399). Sedangkan untuk pupil saya arsir dengan ditekan agar warna hitamnya semakin kuat. Bagian yang berwarna orange juga saya tambahkan dengan orange yang lebih pekat (kode 314) agar karakternya semakin kuat.






Langkah 10 Mengolah Bagian Paruh


Untuk bagian paruh saya gunakan warna abu-abu pekat (kode 397) sebagai dasaran.

Setelah itu saya sempurnakan bentuk paruh dengan warna hitam (kode 399). Agar warnanya lebih matang saya juga mengarsir tipis paruh dengan warna biru (kode 353).






Langkah 11 Mengolah Bagian Cakar


Untuk bagian cakar saya gunakan campuran warna kuning oker (kode 383) dengan warna krem (kode 330). Sedangkan untuk kuku saya gunakan warna abu-abu pekat (kode 397)


Setelah selesai dengan warna dasar saya olah karakter bulu di bagian cakar dengan warna coklat pekat (kode 376). Sedangkan untuk bagian kuku saya gunakan warna hitam (kode 399) lalu saya arsir tipis warna biru (kode 353) agar lebih matang warnanya.






Langkah 12 Mengolah Bagian Ranting


Untuk bagian ranting saya gunakan warna coklat pekat (kode 380) sebagai dasaran.


Setelah selesai dengan dasaran saya gunakan warna hitam untuk mempertegas bentuk ranting.







Saya juga tambahkan warna hijau pekat (kode 357) dan warna biru (kode 353) agar warnanya lebih matang.







Langkah 13 Finishing



Bagian terakhir dalam tutorial cara menggambar burung hantu kali ini adalah Finishing. Saya arsir sekali lagi semua bagian sesuai dengan warnanya masing-masing agar warna dan karakternya lebih matang. Sedangkan untuk bentuk tidak ada yang saya rubah. Saya cuma menambahkan beberapa detail kecil seperti bulu di ekor bagian bawah. 

Menggambar karakter burung tentu tidak terlalu sulit setelah Anda mengikuti tutorial Cara Menggambar Burung Hantu ini. Jika ingin mencoba yang lainnya mungkin Menggambar Harimau Sumatra Dengan Pensil Warna bisa jadi pilihan yang cocok.


 
  


Komentar