CARA MENGGAMBAR MUHAMMAD ALI DENGAN PENSIL


Sekarang saya akan membahas tentang cara menggambar Muhammad Ali, seorang petinju yang “terbang seperti kupu-kupu dan menyengat seperti lebah”, dengan pensil Graphit. Tema ini sengaja saya ambil untuk mengenang sang legenda tinju dunia Muhammad Ali yang baru saja wafat belum
lama ini. Tentu cukup menarik untuk membuat gambar seorang Muhammad Ali. Ia bisa dibilang legenda tinju karena sepanjang kariernya sebagai petinju professional memiliki rekor belum pernah terkalahkan. Popularitasnya tetap tinggi bahkan sampai bertahun-tahun setelah menggantung sarung tinju. Bahkan Hollywood sampai membuat film tentang Muhammad Ali. Karena itu tak salah kalau saya juga tertarik untuk membuat tutorial cara menggambar Muhammad Ali ini. Sekalipun bukan pecinta tinju menggambar tokoh terkenal tetaplah hal yang cukup menarik.

Pose seorang petinju dengan tubuh yang atletis adalah hal yang perlu dipertimbangkan dalam cara menggambar Muhammad Ali ini. Lekuk otot yang menonjol adalah salah satu tantangan utama ketika menggambar seorang Muhammad Ali. Selain itu posenya yang sedang beraksi juga menjadi perhatian khusus. Lebih mudah menggambar orang yang sedang berdiri tegak karena proporsinya lebih jelas. Ketika menggambar orang yang bergerak atau melakukan aksi tertentu akan lebih sulit. Karena gerakan tubuh maka ada beberapa bagian yang bentuk dan proporsinya juga tampak berubah. Itu menjadi tantangan tersendiri dalam cara menggambar Muhammad Ali. Selain itu juga harus bisa menampilkan kesan seorang Muhammad Ali yang sedang beraksi di atas ring. Mimik wajah dan alur gerak tubuhnya tentu harus bisa menggambarkan orang yang sedang bersemangat berolah raga.
Memang cukup menantang juga untuk membuat tutorial cara menggambar Muhammad Ali di atas ring  dan sedang beraksi. Saya sendiri mengerjakan gambar ini cukup lama sampai beberapa jam. Untungnya hasilny cukup memuaskan. Untuk itu bagi yang tertarik silahkan mengikuti tutorial cara menggambar Muhammad Ali berikut ini. Silahkan mencoba.

Persiapan

Hal pertama yang perlu ditekankan dalam cara menggambar Muhammad Ali ini adalah persiapan. Sebelum memulai menggambar ada baiknya memperhatikan peralatan yang akan dipakai. Untuk menggambar sosok Muhammad Ali ini saya menggunakan beberapa pensil graphit dengan tingkat kepekatan yang berbeda. Pensil graphit yang saya pakai adalah pensil H, 3B, 5B dan 7B. pensil H nanti akan digunakan untuk menggambar sketsa dasar dan juga arsiran awal. Pensil 3B nanti akan digunakan untuk membangun bentuk masing-masing bagian. Sedang pensil 5B dan 7B untuk mempertegas bentuk dan menggelapkan bagian yang tergelap.
Selain pensil peralatan penting lain dalam cara menggambar Muhammad Ali ini adalah penghapus. Saya memakai penghapus yang baru saja dibeli untuk lebih memastikan nantinya tidak bermasalah. Saya beli 2 buah penghapus kualitas biasa untuk jaga-jaga kalau yang satu terlalu kotor bisa diganti. Saya tidak menggunakan penghapus lama karena takut malah merusak gambar karena sudah kotor. Saya ada satu tips berhubungan dengan penghapus. Kalau bagian depannya sudah kotor dan membulat karena terlalu sering dipakai sebaiknya dipotong dengan cutter atau silet bagian tersebut. dengan begitu bagian depannya jadi bersih lagi seperti baru.
Serutan pensil baru dan cutter juga perlu dipersiapkan. Saya menyiapkan cutter juga karena kadang serutan yang baru dibeli sekalipun setelah dipakai menyerut beberapa kali kadang jadi tumpul.
Kertas yang saya pakai untuk cara menggambar Muhammad Ali ini adalah kertas Linen warna putih. Saya suka kertas ini karena ada teksturnya. Mengarsir di kertas bertekstur biasanya bisa lebih muncul karakter arsirannya. Selain itu kertas ini juga lebih kuat dan tak gampang sobek dibanding kertas biasa.
Peralatan lain yang tidak kalah penting dalam cara menggambar Muhammad Ali ini adalah papan untuk alas. Gunakan papan yang datar dan cukup lebar ditambah dengan penjepit kertas. Saya tidak menyarankan untuk menggambar di atas meja datar. Menggambar diatas meja datar biasanya malah mempersulit untuk mencocokkan proporsinya dengan referensi yang ada di depan.  Hal ini pernah saya bahas dalam cara membuat sketsa. Selain itu menggambar dengan posisi kertas tegak biasanya malah lebih mudah dibanding dengan yang mendatar. Akan lebih baik jika ada tripod menggambar karena alasnya tidak mudah goyang.

Referensi untuk menggambar

Untuk tutorial cara menggambar Muhammad Ali ini saya gunakan foto dibawah ini sebagai referensi.


Saya suka referensi ini karena pose dan aksi seorang Muhammad Ali sebagai seorang atlit tinju tampak cukup menonjol. Selain itu mimiknya juga cukup jelas. Memang si foto ini tidak menampilkan Muhammad Ali yang sedang bertinju dengan lawannya. Foto ini Cuma menggambarkan dia sedang latihan di atas ring. Bagi saya yang penting bukan tema pertandingan tetapi posenya yang cukup menarik untuk digambar.
Untuk tutorial cara menggambar Muhammad Ali kali ini yang akan saya gambar Cuma pose Muhammad Alinya saja. Sedang untuk background yang ada di foto referensi tidak ikut digambar. Untuk lebih jelas tentang tutorial cara menggambar Muhammad Ali ini berikut urutan penggarapannya.

Menentukan Proporsi Dasar

Tahap pertama dalam cara menggambar Muhammad Ali yang sedang berlatih tinju ini adalah membuat proporsi dasar. Ini perlu agar nantinya ketika menggambar sketsa dan mengolah hingga akhir hasilnya bagus dan proporsional. Gunakan pensil H untuk tahap ini.  yang pertama digambar adalah sebuah garis vertikal. Setelah itu bagian tengah dari garis vertikal tersebut diberi tanda. Titik tengah garis vertikal nantinya akan jadi tempat pangkal paha/ selangkangan.


Tadi sudah digambar garis vertikal yang terbagi dua. Bagian atas dan bawah dari garis ini lantas dibagi lagi menjadi beberapa bagian. Untuk bagian atas dibagi menjadi 4 bagian. Sedang bagian bawahnya dibagi dua. Masing-masing bagian untuk menandai bagian tubuh tertentu. Untuk bagian yang atas beberapa tanda tersebut untuk menandai bagian dagu (yang paling atas), dada, perut, hingga bagian tengah tubuh (pangkal paha). Sedang yang untuk bagian bawah, pertengahan yang tadi sudah ditandai adalah untuk penanda bagian bawah lutut.


Meski sudah dibuat acuan untuk masing-masing posisi bagian tubuh seperti diatas tidak lantas langsung dibuat sketsanya. Perlu diperhatikan kalau acuan proporsi tersebut adalah untuk orang yang sedang berdiri tegak. Sedangkan tutorial cara menggambar Muhammad Ali ini menggunakan referensi foto sang petinju yang sedang agak menunduk posenya. Selain itu kedua kaki juga tidak betul-betul tegak berdiri tetapi agak terbuka keduanya. Betisnya juga agak condong ke belakang. Karena itu nanti ada perubahan sedikit dari proporsi dasar yang sudah dibuat tadi.

Menggambar Proporsi Dasar

Langkah berikutnya dalam cara menggambar Muhammad Ali adalah menggambar tubuh sesuai proporsi dasar yang tadi dibuat. Gunakan pensil H untuk tahap ini.  Ini belum sampai tahap membuat sketsa tubuh seutuhnya. Yang dibuat pada tahap ini hanyalah bentuk sederhana saja untuk membuat proporsi masing-masing bagian.


Yang pertama saya bahas dalam tahap ini adalah bagian kepala dulu. Tadi sudah dibahas sebelumnya kalau posisi kepala sedang agak menunduk. Untuk membuat pose sedang menunduk tersebut maka tinggal menggeser dari proporsi dasar ke arah bawah agak serong ke kiri. Bahunya juga agak turun sedikit sekali. Untuk memposisikan kepala yang menunduk ini perlu diperhatikan benar gambar referensinya. Kalau tidak begitu nanti bisa tidak mirip atau lebih parah malah terlihat janggal. Penempatan posisi kepala diusahakan pas sekali dengan contoh referensi.
Hal lain dalam cara menggambar Muhammad Ali ini adalah posisi kaki. Kedua kaki terbuka sesuai degang referensi foto. Kaki kiri Muhammad Ali tampak menapak ke belakang. Karena itu posisi kaki kiri tersebut agak dinaikkan dari posisi proporsi dasar kaki. Untuk betis kaki kanan juga agak ke belakang sedikit tetapi posisinya tidak jauh dengan proporsi dasar.
Untuk bagian tangan ini mungkin agak sulit mengatur proporsinya. Sebagai tambahan  informasi pada posisi tubuh yang tegak siku biasanya sejajar dengan perut, hampir sejajar dengan pusar, dan pergelangan tangan sejajar dengan selangkangan. Sedangkan foto referensi menunjukkan tangan kanan menekuk ke depan sedang tangan kiri menekuk ke samping sikunya agak ke belakang. Anda bisa membuat panjang dari bahu ke siku dan siku ke pergelangan untuk masing-masing tangan dengan acuan tadi. Tetapi dengan sedikit distorsi panjang karena kedua tangan dalam posisi agak menekuk. Cocokkan panjang lengan dengan gambar referensi.


Hasil akhir untuk proporsi dasar

Menggambar Sketsa


Setelah proporsi dasar selesai dibuat tahap berikutnya dalam cara menggambar Muhammad Ali adalah menggambar sketsa. Gunakan pensil H untuk tahap ini. Menggambar sketsa ini menjadi lebih mudah karena sebelumnya proporsinya sudah cukup pas. Yang perlu diperhatikan adalah lekuk tubuh dan bentuk otot setiap bagian yang mau digambar. Kalau sketsanya pas nantinya ketika tahap mengarsir akan lebih mudah. Untuk tahap ini saya membuat gambar untuk bagian tubuh dulu. Sedangkan bagian kepala nanti akan dibahas lebih lanjut berikutnya. Ketika menggarap sketsa ada baiknya juga beberapa detail seperti bagian jari tangan misalnya perlu dibuat.

Menggarap bagian wajah

Setelah sketsa jadi dibuat tahap berikutnya dalam cara menggambar Muhammad Ali adalah menggarap bagian wajah. Bagian wajah saya dahulukan karena saya anggap paling penting. Ketika menggambar orang wajah adalah yang biasanya paling pertama dilihat sebelum bagian-bagian tubuh lain. Kalau wajahnya tidak mirip dengan Muhammad Ali tentu hasil akhirnya kacau. Sekalipun keseluruhan pekerjaan tampak bagus kalau wajahnya tak mirip malah jadi masalah.

Menggambar wajah dalam cara menggambar Muhammad Ali ini urutannya kurang lebih sama dengan ketika menggarap tubuh. Yang pertama adalah menentukan proporsi dasar dulu. Tentu saja nantinya sketsa yang dibuat ada perubahan sedikit kalau memang ada distorsi ukuran karena posisi wajah sedang agak menunduk.


posisi mata


posisi bibir, hidung, alis dan rambut


Ingat proporsi dasar ini adalah untuk wajah yang tegak. Bila wajah menghadap ke posisi tertentu maka mungkin akan ada distorsi sedikit dari proporsi dasar tersebut. Gunakan pensil H untuk tahap awal. Posisi mata tepat berada di tengah kepala. Tentukan juga posisi untuk bagian alis, hidung, bibir dan rambut. Untuk hal ini silahkan buka kembali teknik menggambar sketsa wajah.
Setelah membuat acuan proporsi buatlah sketsa wajah.


perhatikan benar-benar contoh referensi. Jika ada distorsi sedikit pada masing-masing bagian maka ikuti acuan contoh foto tersebut. jangan terlalu terpaku dengan acuan proporsi dasar karena itu dibuat untuk wajah pada posisi tegak. Ini mungkin memakan waktu tapi perlu dilakukan agar nantinya gambarnya mirip.
Setelah sketsa selesai dibuat tahap berikutnya adalah mengarsir tipis semua bagian. Meski saya bilang tipis mungkin agak perlu ditekan sedikit berhubung warna kulitnya gelap. Tetap gunakan pensil H untuk tahap ini.


Langkah selanjutnya adalah menggambar bagian utama wajah, terutama yang gelap. Gambar bagian mata, alis, bagian bawah hidung dan bibir dengan pensil 5B. jangan terlalu ditekan yang penting bentuknya muncul.


Setelah itu arsir sekali lagi dengan pensil H. kali ini arsiran dibuat untuk membangun bentuk wajah. untuk tahap ini arsir kasar saja yang penting bentuknya jelas. Arsir dengan agak ditekan pensilnya.


Setelah itu pertegas bentuk tadi dengan pensil 3B. Pensil H juga masih digunakan untuk bagian yang lebih terang. Arsir lebih halus dan hati-hati agar bentuk wajah semakin muncul.


Tahap terakhir dalam menggambar wajah ini adalah penegasan bentuk wajah. gunakan pensil 5B untuk beberapa bagian lebih gelap. Arsir halus dan pelan saja. Kalau ditekan malah jadi terlalu gelap. Untuk bagian yang paling gelap seperti bola mata, alis dan rambut gunakan pensil 7B. Pada tahap ini wajah atau kepala bisa dibilang sudah selesai dibuat.  

Menggarap bagian tubuh

setelah kepala selesai dibuat tahap berikutnya dalam cara menggambar Muhammad Ali adalah menggarap bagian tubuh. Urutan bagian ini kurang lebih sama dengan ketika menggarap bagian kepala.


Langkah pertama adalah gunakan pensil H dan 3B untuk menggambar dan menandai beberapa bagian tubuh, seperti otot perut, otot lengan, tulang kering, lutut dan leher. Jangan terlalu ditekan ketika mengarsir atau menggaris. Cukup agar bentuknya lebih jelas saja.


Langkah selanjutnya adalah membangun bentuk dasar tubuh dengan arsir kasar. Tahap ini juga masih menggunakan pensil H dan 3B. perhatikan benar-benar setiap bagian lekuk tubuh dan bentuk otot. Karena tadi sudah ada acuan garis untuk masing-masing bagian tubuh yang mau diarsir seharusnya lebih mudah mengarsirnya. 


Setelah arsiran kasar jadi langkah selanjutnya adalah membangun bentuk dengan pensil 3B. pertegas bentuk masing-masing bagian tubuh. Buat lekuk tubuh agar lebih tampak menonjol. Bisa dilihat sekarang kalau bentuk tubuh sudah cukup jelas.

Agar lebih sempurna lagi gunakan pensil 5B untuk semakin mempertegas bentuk tubuh. Gunakan pensil tersebut pada bagian-bagian tergelap. Jika dirasa kurang gelap gunakan juga pensil 7B.
Sudah bisa dilihat sekarang kalau bentuk tubuh dan wajah sudah selesai semua. Tahap berikutnya tinggal menggarap bagian celana, sepatu dan latar.

Menggarap Celana dan Sepatu

Bagian tubuh sudah selesai dibuat dan tahap berikutnya dalam cara menggambar Muhammad Ali adalah menggarap celana dan sepatu. Langkahnya tidak jauh beda dengan yang sebelumnya. Tetapi karena celana dan sepatunya putih terang maka jangan terlalu keras mengarsir. 


Untuk langkah awal adalah mempertegas lipatan kain dengan pensil H. Jangan terlalu ditekan ketika menggaris lipatan kain. 



Setelah itu arsir kasar untuk membangun bentuk dengan pensil H. jangan terlalu ditekan pensilnya. 


Pertegas lagi bentuk lipatan pada celana dengan pensil 3B.


Untuk bagian sepatu semuanya menggunakan pensil H. Pertama pertegas dulu garis untuk detail bagian sepatu. Dalam gambar ini yang perlu dipertegas hanya tali sepatu. 


Setelah itu sempurnakan dengan arsiran halus memberi kesan ada lipatan pada permukaan sepatu.

Finishing


Langkah terakhir dalam cara menggambar Muhammad Ali ini adalah finishing. Secara keseluruhan bisa dibilang gambar sudah jadi dan tinggal disempurnakan saja. Untuk lantai gunakan pensil H dan 3B untuk arsiran dasar. Jangan langsung ditekan ketika mengarsir. Yang penting ada bentuk alur seperti kain karena Muhammad Ali sedang berlatih di atas kanvas ring tinju. Setelah itu tinggal memberi bayangan untuk tubuh sang petinju. Gunakan pensil 5B dan 3B untuk membuat bayangan kakinya. Pada gambar yang saya buat sengaja backgroundnya terlihat semakin ke belakang semakin pudar. Itu karena saya ingin fokus menggambar pose Muhammad Ali saja. Tetapi kalau Anda ingin berkreasi dengan membuat background sendiri silahkan saja.
Perbaiki juga bagian-bagian lain di tubuh Muhammad Ali. Kalau ada yang terkesan janggal atau kurang tergarap diperbaiki. Saya membuat lebih gelap beberapa bagian seperti pada paha, bawah leher dan lekuk otot tangan agar karakternya lebih muncul.
Nah demikian tutorial tentang cara menggambar Muhammad Ali yang sedang berlatih di ring tinju dengan pensil graphit. Saya harap bisa berguna terutama bagi Anda yang mengidolakan Muhammad Ali ini. Juga untuk menghormati Sang Juara yang baru saja meninggal dunia belum lama ini.

Jika Anda tertarik silahkan juga mengunjungi menggambar wajah artis nikita willy atau tutorial-tutorial lain yang ada di blog ini. Selamat Berkreasi J

Komentar

  1. keren.. bisa memperkirakan bentuk mobil jika mobilnya dibungkus karpet gak? istilahnya rendering.. kalo ada caranya, dishare yah..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa ntar tak liat2 dulu renderingnya belum pernah je. ada conto gak gambar mobilnya kayak gimana setelah dirender

      Hapus

Posting Komentar