Menggambar Wajah Anak-anak dengan Hasil Sangat Mirip Aslinya



Sekarang saya akan menyajikan tutorial tentang cara menggambar wajah anak dengan hasil mirip aslinya. Untuk tutorial menggambar ini medianya adalah Adobe Photoshop. Ini adalah tutorial
keempat saya tentang cara menggambar secara digital dengan aplikasi tersebut. saya harap bisa lebih mematangkan lagi kemampuan menggunakan photoshop untuk menggambar.

Untuk tutorial menggambar kali ini obyeknya adalah anak laki-laki. Biar tidak terlalu bosan dengan wajah artis wajah imut bocah boleh lah. Untuk selanjutnya silahkan ikuti ulasan tutorialnya di bawah ini. Selamat mencoba.

Referensi Untuk Menggambar Wajah

Saya gunakan foto di bawah ini sebagai referensi untuk tutorial menggambar wajah kali ini.


Sebagai informasi ini adalah foto keponakan. Kalau bisa si foto anak sendiri tapi sayangnya masih bujangan jomblo jadi gak punya anak. Duuh. Untuk referensi gambar ini saya pilih karena senang ekspresinya yang tampak cool. Meski begitu ada hal yang cukup menyulitkan yaitu sudut pandangnya. Bila referensi yang digunakan berhadapan langsung dan tampak dari depan mungkin tak terlalu sulit. Seperti pada tutorial menggambar wajah NikitaWilly membuat acuan proporsi wajah lebih mudah. Sedang foto diatas sudut pandangnya agak keatas sedikit. Seperti kalau kita sedang berdiri lalu melihat wajah anak yang sedang duduk. Selain itu ada juga perubahan sedikit dari ekspresi normal orang. Misalnya, alisnya agak diangkat ke atas oleh sang anak, sedang bibirnya malah agak turun seperti orang cemberut. Karena alasan tersebut juga alasan lain yang nanti saya jelaskan saya lebih suka menggambar sketsa wajahnya dengan cara praktis. Caranya seperti ketika menggambarwajah laudya cinthya bella yaitu dengan menjiplak dari foto wajah asli.
Untuk foto acuan juga saya tempatkan di lembar kerja yang sama. Pada tutorial sebelumnya acuan foto malah saya tempatkan di lembar kerja berbeda. Dengan satu penempatan malah lebih mudah ketika menggarap. Misal ketika ingin zoom gambar wajah untuk menggambar bagian detail maka foto acuannya juga ikut membesar ukurannya. Dengan ukuran sama lebih mudah untuk dicontoh.  

Catatan

Untuk tutorial menggambar wajah kali ini saya masih menggunakan mouse untuk menggarap. Bingung juga kapan bisa punya tablet. Menggunakan mouse juga sebenarnya bagus, tetapi cukup kesulitan kalau harus menggaris panjang atau menggarap detail. Kadang ketika menarik garis sering agak meleset. Karena itu kalau menggunakan mouse menggarisnya sedikit-sedikit agar tetap rapih. Sedangkan dengan tablet menggarisnya sama seperti kalau menggunakan pensil biasa. Lebih mudah. Saya sarankan menggunakan tablet agar mudah menggarap gambar wajah tersebut.
Seperti pada tutorial menggambar wajah dengan phothosop sebelumnya saya juga membuat layer yang banyak.


layer yang banyak


Dengan cara tersebut saya jadi mudah menggambar satu bagian tanpa merubah bagian lain. Meski begitu untuk kali ini layernya tidak sebanyak yang dulu. ada juga beberapa bagian yang saya pikir bisa digambar dalam satu layer saja. Dari pengalaman garapan menggambar wajah sebelumnya terlalu banyak layer malah juga cukup merepotkan.
Brush yang saya gunakan sekarang tidak terbatas pada brush mode spatter.


Brush mode Spatter

Selain dengan brush mode spatter saya juga gunakan brush mode soft round untuk menggambar wajah.


Brush mode soft round


Sebelumnya saya pernah mencatat kalau menggambar wajah dengan photoshop sebaiknya tidak menggunakan soft round. Belakangan saya ternyata menemukan ada manfaatnya juga menggunakan brush mode tersebut. Meski bentuk yang dihasilkan biasanya transparan atau terlalu halus dan samar menggambar dengan soft round malah relatif lebih cepat. Bentuk brushnya yang memang ada gradasinya cukup menolong ketika menggambar. Dengan begitu tidak perlu sering mengolah gradasi lagi di pinggir suatu bidang seperti kalau menggunakan hard round atau spatter. Masalah lama yang karakternya jadi kurang kuat bisa diatasi dengan kombinasi dengan brush mode lain. Dalam hal ini adalah brush yang biasa saya pilih, mode spatter.
Untuk opacity brushnya bisa diubah-ubah sesuai kebutuhan. Untuk menggambar bentuk biasanya opacity 20 %. Untuk menghaluskan 10 %. Sedang untuk membuat bentuk tegas bisa opacity 30 % atau lebih tinggi lagi.    
Selanjutnya silahkan ikuti langkah-langkah menggambar wajah berikut.

Menggambar Sketsa Wajah

Langkah pertama dalam menggambar wajah anak laki-laki ini adalah membuat sketsa. Seperti juga pada tutorial-tutorial sebelumnya selalu dimulai dengan sketsa. Bagian ini penting karena sangat berpengaruh pada langkah-langkah berikutnya. Saya buat layer baru bernama layer sketsa.


layer sketsa

Menggambar sketsa kali ini tidak seperti ketika menggambar wajah Stefan William sebelumnya. Pada tutorial menggambar wajah tersebut saya memulai dengan membuat acuan proporsi wajah dulu. Untuk kali ini saya percepat dengan menjiplak wajah aslinya.


sketsa wajah

Selain karena proporsi yang agak berubah karena sudut pandangnya dari atas seperti disebutkan sebelumnya juga karena penggunaan mouse. Dari pengalaman ketika menggambar Stefan William menggarap sketsa secara manual dengan mouse sangat sulit dan memakan waktu. Sebagai informasi ketika itu untuk membuat sketsanya saja sampai makan waktu hampir 2 jam dengan mouse. kalau di videonya kelihatan cepat itu karena memang dipercepat. Alasannya seperti saya sebut sebelumnya yaitu arsiran mouse gampang meleset. Terutama ketika menggambar garis. Karena itu saya kapok menggunakan mouse untuk menggambar sketsa. Untuk tutorial selanjutnya lebih baik sketsa saya gambar dengan pensil baru di scan. Kalau langsung di lembar kerja Photoshop mau beli tablet dulu deh. Kalau sudah ada uang tapi :P.
Untuk cara lain menggambar sketsa dengan akurat bisa juga menggunakan grid atau garis bantu skala. Saya pernah mengulasnya pada tutorial menggambar kuda. Berikut ini contohnya.


sketsa kuda menggunakan grid

Meski menggunakan grid lebih baik sketsanya tetap digambar dengan pensil atau dengan tablet. Dengan mouse tetap memakan waktu dan tenaga.    

Menggambar Bagian Utama Wajah

Setelah sketsa jadi langkah berikutnya dalam menggambar wajah anak adalah menggambar bagian utama wajah. Untuk langkah ini saya buat layer baru bernama layer gelap.


layer gelap

Untuk langkah ini saya gunakan warna hitam agak kecoklatan sedikit.



Menggambar bagian utama wajah perlu agar mimik wajah kian jelas terlihat. Selain itu dengan menggarap bagian tersebut juga bentuk wajah secara keseluruhan semakin nampak. Bagian utama yang dimaksud adalah bola mata, alis, dagu, garis bibir dll. Untuk bagian mata dan alis saya gunakan opacity tinggi karena warna aslinya memang hitam.   
Ada perbedaan sedikit dari beberapa tutorial menggambar wajah dengan Photoshop sebelumnya. Untuk kali ini bagian gelap dari wajah saya gambar di layer ini dengan warna hitam yang opacitynya rendah. Sedangkan sebelumnya di garap di layer lain dengan warna coklat gelap. Saya pikir lebih praktis begini karena tidak perlu mengambil warna terlalu banyak untuk membuat bentuk. Sedangkan warnanya nanti bisa diolah lagi dengan aksen warna.
Perbedaan lainnya adalah untuk bagian rambut. Saya pikir lebih praktis juga kalau bagian rambut digambar di layer ini saja. Sedang untuk bagian rambut yang lebih terang baru nanti dibuat layer baru.


bagian utama wajah

Menggambar Warna Dasar

Langkah berikutnya dalam menggambar wajah anak adalah menggambar warna dasar. Buat layer baru di bawah semua layer-layer sebelumnya. Pada video tutorial saya namai layer warna dasar.


layer warna dasar


Warna yang saya pilih untuk langkah ini adalah warna coklat krem sangat terang.


warna untuk warna dasar

Saya blok semua bagian wajah dengan warna dasar tersebut. warna ini juga saya gunakan untuk memblok wilayah di luar wajah. Backgroundnya nanti memang sederhana yaitu warna dasar ini saja.

Menggambar Bentuk Wajah

Langkah berikutnya dalam menggambar wajah anak ini adalah menggambar bentuk wajah. Untuk langkah ini saya tambahkan layer baru yang bernama warna gelap.


layer warna gelap


Warna yang saya pilih untuk bagian ini adalah warna coklat yang sebenarnya tidak terlalu gelap.


warna coklat tidak terlalu gelap

Warna lain yang saya gunakan adalah warna coklat yang sedikit lebih gelap.



warna coklat yang sedikit lebih gelap


Sebenarnya inginnya cukup dengan satu warna tetapi warna yang pertama terlalu terang. Karena itu saya tambahkan warna yang lebih agak gelap sedikit. Bagian yang lebih gelap sebelumnya sudah digarap dengan warna hitam pada layer gelap. Karena layer warna gelap berada di bawah layer tersebut maka pada bagian yang gelap warna coklatnya ketumpuk warna hitam tadi.


menggambar bentuk wajah

Seandainya ada bagian yang dirasa kurang gelap tidak perlu mencari warna coklat baru yang lebih gelap.  Untuk masalah tersebut cukup pilh layer gelap yang berada diatasnya. Setelah itu tinggal gunakan warna hitam untuk mengarsir bagian yang perlu dipergelap tersebut.

Menggambar Bibir

Langkah selanjutnya dalam menggambar wajah anak adalah menggambar bibir.


menggambar bibir

Tadinya saya mau membuat layer baru khusus untuk bibir seperti pada tutorial sebelumnya. Setelah dirasa kurang praktis saya hapus layer baru itu. Untuk bagian bibir saya menggambarnya di layer warna gelap. Warna yang digunakan juga bukan pink atau warna asli yang berasal dari foto acuan. warna yang saya gunakan justru warna untuk menggambar bentuk wajah yaitu coklat tidak terlalu gelap yang sebelumnya dipakai. Sedang untuk bagian yang perlu digelapkan saya gunakan warna hitam. Warna hitamnya harus hati-hati jangan sampai terlalu pekat dan mengalahkan warna sekitarnya. Saya berpikir begitu karena toh untuk warna bibir ini nantinya bisa diolah dengan memberi aksen warna.  

Setelah menggambar bagian bibir saya melanjutkan dengan mengolah lagi keseluruhan bentuk wajah. saya ingin agar bentuknya sempurna sehingga nanti ketika memberi aksen warna tidak perlu lagi mengolah bentuk. Kalaulah masih perlu mengolah bentuk tidak perlu banyak yang dirombak

Mengolah Aksen Warna Pada Gambar Wajah

Langkah berikutnya dalam menggambar wajah anak adalah memberi aksen warna. sebaiknya keseluruhan bentuk wajah sudah cukup matang sebelum memberi aksen. Saya buat layer baru diatas semua layer-layer tadi dengan nama layer aksen. Selain itu modenya diubah menjadi mode color.


layer aksen dengan mode color


Untuk warna aksen wajah yang saya pilih adalah dua yaitu warna pink cerah dan orange kecoklatan.


warna pink cerah


warna orange agak kecoklatan


Warna aksen ini diberikan pada beberapa bagian yang bisa menguatkan karakter wajah. beberapa bagian tersebut diantaranya dahi, pipi, daerah sekitar mata dll. Untuk bagian bibir warna pinknya perlu dipertegas lagi beberapa kali agar warnanya kuat.
Tadi sudah dibilang kalau bentuk wajah seharusnya sudah matang digambar sebelum menggarap aksen. Ternyata setelah diberi aksen baru nampak ada bagian yang kelihatan belum matang bentuknya. Salah satu contoh yaitu pipi kiri. Pipi tersebut setelah diberi aksen ternyata kelihatan terlalu cerah.


bagian pipi kiri

Untuk mengolah bagian tersebut saya kembali ke dua layer sebelumnya yaitu layer gelap dan layer warna gelap. Saya olah lagi agar bentuknya lebih baik.


pipi kiri setelah diolah


Setelah semua tampak bagus bagian wajah bisa dihaluskan arsirannya.

Menggambar Kaos

Sebelum menghaluskan arsiran wajah saya menggambar kaos terlebih dulu. saya buat layer baru untuk kaos dengan nama layer baju.


layer baju


Warna untuk kaos ini saya ambil dari gambar acuan yaitu merah pekat agak kecoklatan.


warna kaos

Cara menggambar kaos tidak diblok dulu seperti sebelumnya. Saya gunakan brush dengan opacity 30 % untuk menggambar kaos dengan arsiran mengikuti lipatan kain. Untuk kaos ini menggambarnya sederhana saja karena tidak terlalu banyak detail.


gambar wajah dengan kaos

Mengolah Arsiran Gambar Agar Lebih Halus

Langkah berikutnya dalam menggambar wajah anak adalah menghaluskan arsiran. Untuk ini buat layer baru diatas semua layer-layer sebelumnya. Pada video saya beri nama layer penghalusan.


layer penghalusan


Untuk menghaluskan boleh menggunakan brush mode soft round untuk mempercepat proses dan memberi kesan halus. Meski begitu selebihnya tetap gunakan brush mode spatter agar karakter goresannya terasa lebih tegas. Opacity untuk penghalusan ini boleh 10, 20 atau 30 % tergantung keperluan saja.
Ketika menggambar bagian wajah yang detail dan kecil sebaiknya di zoom gambarnya. Karena foto acuan berada di lembar kerja yang sama ketika di zoom gambarnya jadi ikut membesar.


wajah di zoom agar mudah menggarapnya


Itu keuntungannya kalau acuan bareng dengan lembar kerja dengan layer sendiri. Untuk mempermudah menggambar gambar acuan bisa didekatkan sehingga jelas bentuknya.  


gambar acuan digeser mendekat agar lebih mudah mencontoh

Ketika menghaluskan kadang bertemu dengan suatu bagian yang terasa kurang gelap atau kurang terang sekalipun tadi bentuk dan warnanya sudah diolah di langkah sebelumnya. Untuk hal ini caranya tinggal pick color dengan Alt+klik pada bagian yang diolah tersebut. Setelah itu klik foreground color.


klik foreground color


Pilih warna diatasnya jika ingin yang lebih terang. Sedang untuk yang lebih gelap pilih warna di bawahnya.


memilih warna untuk foreground color


Setelah dihaluskan arsirannya maka wajah menjadi lebih realistis.


wajah setelah dihaluskan


Perlu diperhatikan kalau bagian menghaluskan arsiran ini cukup memakan waktu. Karena itu perlu kesabaran dan ketelitian.

Menggambar Rambut

Bagian berikutnya yang diolah pada tutorial menggambar wajah anak ini adalah bagian rambut. Bagian dasar rambut tadi sudah digambar dengan warna hitam pada layer gelap. Meski begitu ada beberapa bagian yang “bolong” atau tidak tertutup. Untuk itu arsir lagi bagian-bagian tersebut dengan warna hitam. Gunakan smudge tool untuk mengolah ujung-ujung rambut yang lancip.


ujung rambut setelah diolah dengan smudge tool


Buat layer baru diatasnya untuk menggambar bagian rambut yang lebih terang. Pada video tutorial saya namanya layer rambut.


layer rambut


Layer ini adalah untuk rambut yang warna tonenya medium. Warna yang saya pilih adalah coklat gelap.


warna coklat gelap


Arsir penyebaran rambut sesuai dengan foto acuan. Setelah itu bentuknya diolah dengan smudge tool.


bagian rambut dengan warna yang lebih terang


Buat layer baru lagi diatasnya. Pada video saya beri nama layer rambut 2. Layer ini untuk menggambar bagian rambut yang paling terang.



layer rambut 2


Perlu diperhatikan kalau rambut juga memantulkan cahaya. Untuk itu saya pilih warna terang yang dekat dengan warna putih. Setelah itu pengolahannya sama seperti sebelumnya yaitu diarsir lalu diolah dengan smudge tool.


hasil akhir rambut


Menggambar Bagian Telinga

Langkah berikutnya adalah mengolah bagian rambut. Bagian ini agak rumit karena ada bagian yang tampak hanya berupa garis saja.


bagian telinga seperti garis


Untuk mempermudah sering-sering gunakan brush soft round. Brush spatter digunakan untuk menggambar bentuk awal tiap bagian. Setelah itu dihaluskan dengan brush soft round wilayah sekitarnya jika perlu.

Finishing Menggambar Wajah

Bagian terakhir dalam menggambar wajah anak adalah finishing.


finishing


Untuk finishing sempurnakan semua bagian. Kalau ada beberapa detail yang kurang gambar bagian-bagian tersebut. detail seperti bayangan di kaos contohnya. Pergelap bagian ini agar nampak lebih realistis.


bagian bayangan di kaos sebelum dan sesudah diolah


Perbaiki juga beberapa bagian lain kalau terasa kurang mirip dengan foto acuan atau bentuknya agak janggal. Jika ada yang perlu dipergelap atau dibuat lebih terang olah juga bagian tersebut.

Demikian tutorial cara menggambar wajah anak dengan menggunakan Photoshop. Saya harap tutorial ini bisa cukup membantu terutama bagi yang sedang belajar digital painting. Silahkan juga ikuti cara menggambar anak balita atau tutorial-tutorial menarik lain di blog ini. Tonton juga video tutorialnya pada link di bawah ini.




Komentar

Posting Komentar