Menggambar wajah Stefan William Dengan Photoshop


Sekarang saya akan menghadirkan cara menggambar wajah Stefan William menggunakan Photoshop. Ini adalah tutorial ketiga yang juga berisi video. Modelnya juga artis terkenal. Tutorial sebelumnya
yaitu menggambar Laudya Cinthya Bella juga ada videonya.
Mengapa Stefan William saya pilih untuk tutorial menggambar kali ini? Jujur saja saya juga tak terlalu kenal karena bukan penggemar sinetron. Setelah googling tentang artis terkenal saat ini muncul nama Stefan William. Meski bukan fans ketika melihat fotonya lumayan untuk dijadikan obyek cara menggambar wajah. Apalagi dengan wajah tampan saya harap bisa menambah pengunjung blog he he he. Terutama yang memang fans berat terhadap Stefan.

Untuk itu bagi siapapun, terutama fansnya, silahkan ikuti tutorial cara menggambar wajah Stefan William berikut ini.

Referensi untuk Menggambar

Untuk tutorial cara menggambar wajah Stefa William ini saya gunakan foto berikut sebagai referensi.



 Foto tersebut saya pilih karena pencahayaannya cukup jelas. Dengan pencahayaan yang baik biasanya lebih mudah menggambar sosok wajah yang sedang digarap. Selain itu posenya juga cukup “mengundang”. Tampak akrab bagi orang lain. Selain juga harus diakui wajah Stefan William memang tampan. Bisa jadi magnet terutama bagi fans perempuan. Duh saya aja pengin punya wajah begitu, bu hu hu hu.

Catatan untuk menggambar wajah dengan photoshop

Saya menggambar wajah dengan digital painting menggunakan aplikasi adobe Photoshop. Saya menggunakan mouse untuk menggarap semuanya. Cukup sulit juga menggambar dengan photoshop kalau tidak memakai tablet. Terutama kalau harus menggambar garis atau bagian-bagian yang detail. Kekurangan menggunakan mouse biasanya suka “meleset” ketika membuat garis. Dengan begitu kadang untuk membuat satu bentuk perlu berkali-kali menggarisnya. Meski begitu hasil akhirnya cukup memuaskan, sekalipun memakan waktu cukup lama mengerjakannya.
Kalau menggunakan tablet bisa lebih mudah. Bisa lebih mudah untuk menggambar terutama bagian yang detail. Tetapi kalau tak ada tablet menggunakan mouse tetap masih bisa. Yang penting teliti dan sabar, karena menggarap detail dengan mouse cukup sulit.
Seperti juga pada tutorial menggambarNabila Syakib saya juga menggunakan beberapa layer.


Beberapa layer yang digunakan waktu menggambar wajah Stefan William

Saya pikir lebih mudah untuk menggambar tiap bagian kalau menggunakan beberapa layer. Kalau hanya satu layer akan kesulitan kalau ada kesalahan. Misal jika bagian matanya perlu diperbaiki karena ada kesalahan. Dengan hanya satu layer ketika mengedit mata tersebut bisa jadi bagian sekitarnya seperti kantong mata dan alis ikut berubah.
Untuk brush yang saya pakai dalam menggambar wajah masih sama dengan tutorial menggambar yang sebelumnya. Brush yang saya pilih adalah spatter.


Brush mode Spatter


Untuk memilihnya tinggal klik kanan ketika menggunakan tool brush. Setelah itu tinggal pilih brush mode spatter seperti gambar diatas.
Rata-rata opacity brush ketika menggambar wajah adalah sekitar 20 %. Dengan opacity rendah lebih mudah mengarsir berulang-ulang untuk membangun bentuk.
Untuk lebih jelasnya tentang tutorial menggambar wajah Stefan William ini silahkan ikuti urutannya berikut ini.

menggambar sketsa wajah

Untuk langkah pertama dalam menggambar wajah Stefan William adalah membuat sketsa. Untuk tutorial ini agak berbeda dari dua tutorial sebelumnya yaitu menggambar Laudya Chintya Bella dan menggambar Nabila Syakib. Sebelumnya saya gunakan “jalan pintas” yaitu dengan menjiplak gambar referensi. Sedang untuk sekarang saya buat sketsanya manual. Cara membuat sketsa wajah pernah saya bahas sebelumnya. Silahkan kunjungi cara menggambar sketsa wajah untuk lebih jelasnya.
Perlu diperhatikan kalau membuat sketsa manual juga butuh keakuratan. Karena itu luangkan waktu untuk membuat sketsa ini. Usahakan sketsa yang dibuat betul-betul pas dengan foto acuan. Saya tidak menyarankan harus 100 % akurat dengan foto. Kita kan bukan komputer. Menggambar sketsa secara manual dengan persepsi sendiri pasti ada bagian yang meleset. Yang penting sketsa yang digambar bisa memperlihatkan karakter Stefan William. Artinya kalau ada orang melihat gambarnya bisa kenal kalau itu memang dia. Jangan sampai setelah gambarnya jadi lalu orang melihat malah bingung siapa ini. Usahakan semirip mungkin mesti tidak 100 % pas.

Yang pertama adalah memberi acuan proporsi untuk masing-masing bagian wajah.


Setelah itu tinggal menggambar wajah secara keseluruhan.


Menggambar sketsa wajah secara manual seperti diatas bisa dibilang paling memakan waktu. Apalagi digarap dengan mouse bukan pensil. Selain itu perlu kecermatan ekstra agar sketsa yang digambar bisa mirip sekali dengan acuan. Dengan demikian luangkan waktu lebih untuk menggambar sketsa ini. Teliti lagi kalau ada yang kurang pas. Hasil akhirnya juga kalau mau jujur tidak mungkin 100% akurat. Meski begitu tidak masalah. Yang penting karakternya wajahnya sudah terlihat.
Perlu diperhatikan kalau tahap membuat sketsa ini mempengaruhi tahap-tahap selanjutnya. Tak perduli meski pengolahan warna dan karakternya bagus tetapi kalau sketsanya tidak akurat kemungkinan besar jadi tidak mirip. Selain itu ketika nanti mengedit akan memakan waktu lebih lama kalau sketsanya tidak pas. Karena itu tak usah terburu-buru. Garap sketsanya sebaik mungkin.
Sebenarnya dari tahap menggambar sketsa ini sudah mulai terlihat akurasi gambar dengan foto acuannya. Kalau bentuk dan karakternya sudah mirip acuan dan juga proporsional saya pikir sudah cukup.

Menggambar bagian-bagian utama wajah

Setelah sketsa selesai dibuat langkah berikutnya dalam menggambar wajah Stefan William adalah menggambar bagian-bagian utama wajah. saya sebut demikian karena bagian-bagian tersebut adalah yang membangun karakteristik wajah. Bagian-bagian yang dimaksud adalah mata, alis, bibir, hidung, dan lekukan pipi.  



Buat layer baru di bawah layer sketsa untuk langkah ini. Pada video tutorial saya beri nama layernya dengan nama layer gelap. Setiap layer saya beri nama agar lebih mudah mengikutinya.



Gunakan warna hitam untuk menggambar bagian-bagian tersebut.


warna hitam yang saya pilih

Untuk bagian-bagian yang warna dasarnya memang hitam bisa diblok langsung dengan brush. Contohnya adalah bagian mata dan alis. Sedang untuk bagian untuk memberi bentuk seperti lipatan pipi sebaiknya jangan terlalu tegas. Opacitynya sekitar 10 % saja ketika menggambar bagian wajah tersebut.

Menggambar Warna Dasar Kulit Wajah

Langkah selanjutnya dalam menggambar wajah Stefan William adalah menggambar warna dasar wajah. Buat layer baru lagi di bawah layer gelap. Pada video tutorial saya beri nama layer warna dasar.



Untuk warna dasar kulit wajah saya pilih warna yang cenderung terang. Sesuai dengan warna kulit Stefan William yang memang berkulit cerah saya pilih coklat terang.


warna dasar yang saya pilih


Saya gunakan brush dengan opacity 100% untuk memblok semua bagian wajah dengan warna dasar tersebut.



Setelah itu tinggal diolah lagi agar bentuk wajahnya muncul. Untuk bagian yang lebih terang saya gunakan warna coklat yang lebih cerah dari warna dasar kulit tadi.


warna dasar yang lebih terang


Setelah proses ini maka bentuk wajah sudah mulai muncul meski masih terlihat flat atau datar.



Mempertegas Bentuk Gambar Wajah

Setelah ada warna dasar kulitnya berikutnya perlu dipertegas bentuk gambar wajah yang sedang digambar. Yang dimaksud mempertegas berarti menggambar bagian-bagian wajah tertentu dengan warna yang lebih gelap. Dengan demikian maka bentuknya menjadi lebih tegas. Saya buat satu lagi layer diatas layer warna dasar. Dalam video tutorial menggambar wajah saya beri nama layer warna gelap.



Untuk menggambar bagian-bagian wajah yang perlu dipertegas tersebut saya gunakan warna coklat yang lebih gelap.


warna coklat untuk bagian yang gelap


Meski lebih gelap warna coklatnya sebaiknya jangan terlalu jauh dari warna dasar. Pilihan warnanya demikian karena warna kulitnya memang cenderung terang. Selain itu bila terlalu gelap nantinya malah kelihatan kontras.
Bagian-bagian wajah yang perlu digambar dengan warna lebih gelap tersebut adalah yang membelakangi cahaya. Bagian-bagian wajah yang perlu dipertegas diantaranya adalah kantong mata, bawah alis, bawah hidung, pipi, bawah dagu dll. Perhatikan foto acuan untuk menggambar bagian-bagian yang perlu dipertegas tersebut.

  

Beberapa bagian mungkin perlu dipergelap lagi agar lebih tegas lagi bentuknya. Untuk itu saya pilih warna coklat yang lebih gelap untuk beberapa bagian seperti bawah alis, bibir, bawah dagu, bawah hidung dll.


warna coklat yang lebih gelap


Berikut hasilnya setelah diolah



Pada bagian ini bentuk wajah sudah cukup jelas.

Memberi Aksen Warna pada Gambar Wajah

Langkah selanjutnya adalah memberi aksen warna. sebelumnya gambar wajah sudah cukup jelas bentuknya. Meski begitu warnanya masih mentah. Agar warnanya matang perlu diberi aksen lagi.
Buat layer baru diatas layer sketsa. Di video tutorial saya beri nama layer aksen.


layer aksen dengan mode color


Untuk menggambar aksen warna ini layernya diubah menjadi mode color. Warna aksen yang saya pilih adalah warna orange dan pink cerah.


warna aksen orange


warna aksen pink


Beri warna aksen terutama di bagian yang menonjol sepeti pipi, hidung, kantong mata dll.




Sekarang warnanya sudah matang. Bentuknya juga cukup jelas. Tinggal dihaluskan arsirannya dan juga disempurnakan detailnya.

Menghaluskan arsiran Gambar Wajah

Langkah berikutnya dalam menggambar wajah Stefan William adalah menghaluskan arsiran. Selain menghaluskan arsiran juga perlu disempurnakan beberapa detail wajah. Untuk menghaluskan arsiran tersebut buat layer baru lagi diatas semua layer sebelumnya. Di video tutorial saya beri nama layer penghalusan.


Cara menghaluskannya tidak terlalu sulit Cuma butuh kesabaran. Bisa dibilang menghaluskan arsiran adalah bagian paling lama. Selain itu juga perlu menggarap detailnya juga. Saya sudah bahas tentang cara menghaluskan ini di tutorial menggambar Nabila Syakieb dan menggambar Laudya Chintya Bella. Gunakan brush dengan opacity 10% kalau mau hasilnya lebih halus. Tetapi dengan opacity lebih rendah tersebut bisa makan waktu lebih lama.
Untuk menggambar detail sebaiknya di zoom lebih besar gambarnya. pada video tutorial bisa dilihat ketika menggambar bola mata. Bola mata diolah lagi sehingga tidak hanya berupa bulatan hitam semua.


mata sebelum dan sesudah diolah


Ada bagian yang lebih terang untuk menggambarkan bentuknya yang melingkar. Juga ada bagian warna putih yang merupakan refleksi cahaya. Lensa mata seperti kaca sehingga mudah merefleksikan cahaya atau bayangan. Detail seperti itu perlu diperhatikan agar gambarnya tampak realistis.
Detail wajah yang juga penting adalah bibir. Untuk menggambar bibir saya buat layer baru. Layer itu saya tempatkan di atas layer warna dasar.



Nantinya bagian bibir ini juga akan dihaluskan lagi di layer penghalusan.
Warna yang dipilih untuk bibir adalah warna pink terang agak kecoklatan. Saya ambil warna ini dari acuan foto dengan cara Alt+klik di bagian bibir.
Blok bagian bibir dengan opacity 100 %.


warna dasar bibir



bibir diblok dengan warna dasar


Setelah itu olah bentuknya. Untuk yang lebih terang pilih warna pink yang lebih terang. Begitu juga sebaliknya untuk yang lebih gelap.



Setelah bentuk bibir cukup jelas tinggal dihaluskan di layer penghalusan.

Menggambar Bagian Rambut

Setelah selesai menggambar wajah langkah berikutnya adalah menggambar bagian rambut. Untuk bagian rambut ini saya buat tiga layer agar mempermudah menggarapnya. Saya buat layer lebih karena menggambar rambut cukup rumit sebab banyak detail-detail kecilnya.
Untuk rambut ini buat layer baru diatas layer gelap. Di video tutorial saya beri nama layer rambut agar mudah diikuti. Pilih warna hitam sama seperti untuk bola mata.



Blok semua bagian rambut dengan bruh beropacity 100%.



Perlu diperhatikan kalau ada rambut-rambut kecil yang menyebar diatas. Cukup rumit membuat detail semacam ini dengan mouse. cara termudah adalah dengan menggunakan smudge tool. Pilih tool tersebut untuk mengolah detail kecil rambut. Untuk gambar wajah Stefan William ini saya buat opacitynya 80%. Setelah itu tinggal Tarik ke arah manapun penyebaran rambut-rambut kecil itu. Buat hasil akhirnya tampak realistis seperti rambut yang menyebar.


rambut setelah diolah dengan smudge tool

Buat layer baru lagi diatas layer rambut. Saya beri nama layer rambut 2.



Gunakan warna yang lebih terang tetapi jangan terlalu jauh dari warna dasar rambut. Layer ini untuk menggambar bagian rambut yang lebih terang. Caranya sama seperti sebelumnya. Gambar dulu dengan brush. Setelah itu gunakan smudge tool untuk mengolah bentuk karakter rambut.



Buat layer lagi diatas layer rambut 2. Layer ini untuk bagian rambut yang paling terang.



Saya gunakan warna abu-abu agak kecoklatan. Caranya sama seperti pada layer rambut 2. Buat gambar rambut dengan brush setelah itu diolah dengan smudge tool.



Saya mengolah bagian rambut ini cukup lama. Ada bagian yang perlu diedit beberapa kali agar mirip contoh acuan. Bahkan ada juga yang perlu dihapus karena terlalu mencolok. Untuk itu diperlukan ketelitian juga ketika menggarap rambut ini.
Jangan lupa untuk menggarap bagian kulit yang tertutup rambut seperti di bagian dahi dan kening.



Gelapkan bagian tersebut agar terlihat seperti bayangan rambut. Untuk bagian ini saya garap di layer penghalusan.

Menggambar Baju

Bagian wajah dan rambut sudah beres sekarang tinggal menggambar baju. Bagian ini saya anggap yang paling mudah digarap dan cepat selesai. Baju yang dipakai sederhana dan warnanya juga simpel.
Untuk menggambar baju saya buat layer baru di bawah layer rambut.


layer Baju dengan lock transparency


Saya pilih warna kuning untuk baju kaos yang dipakai sesuai dengan foto acuan.


warna kuning baju

Blok baju dengan warna tersebut.



Setelah itu tinggal diolah dengan warna kuning yang lebih terang untuk bagian yang menghadap cahaya. Untuk mempermudah prosesnya saya kunci layernya dengan lock transparent pixel. Fitur ini bisa membantu agar ketika mengolah tidak meleset keluar dari bagian yang sudah di blok tadi. 



Finishing
Langkah terakhir untuk menggambar wajah Stefan William adalah finishing. Langkah ini juga cukup memakan waktu dan perlu ketelitian. Setelah gambarnya jadi perlu diperhatikan bila ada bagian yang belum mirip. Bandingkan antara gambar karya dengan foto acuan. Saya sendiri baru menyadari kalau pada gambar ada bagian yang agak berbeda dibanding acuan. Karena itu saya perbaiki lagi bagian-bagian tersebut hingga mirip.
Untuk background saya memilih warna sendiri yaitu orange dengan gradasi. Sebenarnya riskan juga menggunakan warna orange, karena agak mancolok. Karena itu untuk bagian tengah saya buat warna cerahnya lebih kuat agar gambar Stefan William tetap menonjol. Untuk background ini saya buat layer baru dibawah semua layer sebelumnya. Nah, proses menggambar wajah Stefan William pun jadi sudah.


Bagaimana tutorial cara menggambar wajah Stefan William ini? Cukup menarik bukan? Silahkan juga kunjungi cara menggambar wajah Vino G Bastian atau tutorial menggambar lainnya di blog ini. Jangan bosan mampir ya! Untuk Video tutorialnya silahkan buka link di bawah ini



Komentar

  1. Ane bakal nunggu tutorial mas yang lain ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ni, lagi susah nambah tutorial baru. mau beli komputer sama scanner baru dulu, duuuh udah absen setahun lebih

      Hapus

Posting Komentar